Orasi Ilmiah: Generasi Mudah Politik Indonesia

 

Sebagai pelatuk pergerakan, sebagai insan yang tercipta dari rahim perjuangan, mari…….!!! tunjukan eksistensi kita selaku Generasi Muda Politik Indonesia. Kita sadari bahwasannya, NKRI tidak hanya membutuhkan politik, melainkan stigma baru dari generasi sepeti kita, sebab nampak jelas kebobrokan pantai demokrasi yang telah dipolitisasi, ciut, hinggap, lalu runtuh dalam kebiadaban penguasa buruk rupa.

Lihat kawan-kawanku, sahabatmu telah usang dalam liang kepahlawananya, kapan lagi pergerakan yang memperjuangkan kemerdekaan hakiki.

Lihat saudara-saudaraku, lantai pertiwi kini cadas dengan gemuruh sumpah para elit celaka yang menjual bait suci Tuhan demi kekuasaannya.

Wahai sahabatku, tidak kah engkau lihat sang saka berkibar enggan dalam menentukan pilihannya, entah ia siapa, sama seperti kolonial yang menjajah rakyatnya sendiri.

Lihatlah wahai rakyat nusantara. Garudapun kini bagaisiluman para komunis, sangar, kejam dan bengis,!!!

Ubah saja lambang negara itu dengan palu dan sabit, sebab bangsa ini mengkhianati sifatnya, Anti komunis tapi kejam melebihi PKI, Anti komunis namun mereka menjajah rakyat dengan bengis,.!!!

Hari ini mereka yang hidup dalam habitat istanah, adalah ular busuk ta bermoral, mereka yang hidup dalam lembah konstitusi, mengetuk palu demi kepentingan, mereka yang hidup dirumah rakyat.. hanya penonton yang berlabel kultur. Hilang  citra bangsa ini.

Kemalangan berpolitik hannyalah milik mereka yang tak punya apa-apa, baik jujur dan religius, namun pencapaian yang diraihpun sangat jauh dari makna integritas. Kompak dan membangun bangsa ini, asas pemanfaatan berjamur dimana-mana, politik adalah jelmaan para siluman haloganisme, mereka tunduk diam dan menyambar, petir hitam bicik dan kejam.

Untuk itu wahai saudara-saudaraku.

Angkatlah kepala yang engkau tundukkan pada hukum yang sama sekali tidak berguna ini, sudah banyak negara yang tak mengenakan hukum merdeka, mereka bebas dengan hak milik, lihat….. lihatlah wahai kaulah muda, bangsa ini adalah boneka Negara lain yang terjual oleh elit celaka, nyawa dan kepala rakyat ini telah lama tercabik oleh pengkhianatan yang bersistem, acap kali negara ini dipermainkan,

Ingatlah wahai generasi bangsa,

Kalimat sakral yang terucap dari bilabial bung karno, sebagaimana ia proklamirkan kemerdekaan bangsa ini,

Bukan para tentara, bukan polisi, bukan merekadari parlemen, namun itu adalah keberanian dari pemuda sperti  kita, mau dibawa kemana bangsa ini wahai tuan-tuan..?

Akankah kau nikmati penderitaan kami,?

Suatu titipan Tuhan yang menunjukan kuasanya, ia menjawab doa doa hamba yang dimarjinalkan,

dengan hadirnya pemimpin baru, sosok yang sederhana namun tegas, inilah sosok yang dicita-citakan bangsa, bang joko dan  kanda Ucup adalah dua serangkai yang sempurna, akan tetapi.. jangan karna pujian ini adalah alasan kalian menjadi congkak, latah dan tak berguna, negara ini perlu penumpasan, bantai mereka dengan massal, sebab benalu-benalu itu hampir menjalar di lehermu wahai pemimpinku, jangan biarkan kami menyaksikan kemalanganmu, jangan biarkan kami merasakan pengkhianatanmu. Teruslah maju.. kami dibelakangmu.!!!

Sebagai generasi yang memiliki tanggung jawab pada cita-cita bangsa, sebagai generasi yang mencintai negara. Aku titipkan kepercayaanku pada pundakmu,

AKU TITIP TANAH AIRKU, aku titip rakyat sebagaimana engkau menjadi pemimpin bangsaku.

Hidup rakyaT…………!!!

Hidup mahasiswa………….!!!

MERDEKA…………….!!!

 

 

#Muhaimin 012 jurusa Agroteknologi.FP UMI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s